
Jihad adalah jalanku, ambisiku masuk surga apapun caranya.ya,sekali lagi apapun caranya(tanpa musik….hening). Jangan tanya nyaliku,sudah tak sabar menemui para bidadari. Kata guru ngajiku,inilah jalan terbaikku menuju surga. Sebenarnya aku bertanya dalam hati. Kenapa guru ngajiku gak masuk surga duluan.seolah-olah sudah tahu pertanyaan dalam hatiku, guru spiritual ku mengatakan kalo dia masuk surga duluan siapa yang akan mengajak kita semua, bisa ajah berargumennya…padahal mah…huuuuuu cemen. sekarang guru spiritual ku menyuruhku menjadi sang eksekutor, “pengantin”yang siap menjemput para bidadari. Aku pun bertanya pada guru spiritual ku,jika di surga nanti, aku masih bisa merakit bom lagi kah?, guru spiriualku pun menjawab dengan ketus, “buat apa?toh kamu sudah damai di surga”.aku pun menjawab, “buat ngebom orang -orang yang gak sepaham dengan kita, sekalian juga ngebom neraka,biar kapok sekalian….. hahaha”.
“bodoh “,guru spiritual ku menghardik ku.aku pun terdiam tak berani melanjutkan pertanyaan lain.padahal mau tanya lagi,kalo di surga,bisa bbm-an gak yah?,atau paling gak bisa twitteran atau facebookan, buat update status githu lho, kan sayang followernya udah banyak.
Nama gaul ku Jalu tapi kini aku punya nama alias, abu jambu alias koplax dan alias alias yang lain nya. Sebuah rakitan bom sudah jadi, lengkap dengan timer nya, bom itu berisi paku-paku tajam disertai lempengan besi tipis tajam,siap untuk menjemput para korbannya.sebelumnya aku sudah di beri pengarahan untuk mengintai tempat ibadah yang menjadi target sasaran.sebenarnya aku gak tega melakukan pengeboman di tempat yang masih ada orang seiman dengan ku, tapi katanya mereka kafir semua,tak perlu di beri belas kasihan,halal darahnya.
sebelumnya,saat aku melakukan pengintaiaan.aku melihat ada seorang anak kecil sedang membersihkan halaman tempat ibadah,aku pun bertanya basa basi.dia menceritakan kalo dirinya di tinggal kedua orang tuanya sedari kecil,lalu dia di asuh oleh pengurus tempat ibadah tersebut.
lalu aku bertanya,”apakah kamu juga punya keyakinan yang sama dengan pengurus tersebut?”,
tidak,kata anak kecil itu, “pengurus tempat ibadah membebaskan aku mengikuti agama orang tua ku, ya, dia tidak memaksa,aku bebas memeluk islam,bebas menjalankan ibadahku”.
“lalu kenapa kamu membersihkan tempat ibadah yang bukan keyakinanmu”
“apa salahnya membersihkan tempat ibadah,selama ini aku cuma membersihkan di bagian depan saja,sedangkan bagian dalam sudah ada yang lain,para pengurusnya,lagian selama ini aku di asuh olehnya,selama aku tidak melanggar perintah Tuhan ku,apa salahnya?”.
aku pun diam saja,takut penyamaranku terbongkar.tapi jujur saja,kata-kata anak kecil itu menghujamku,menusuk ke ulu hati,mengoyak-oyak sanubariku.sampai-sampai bunyi perutku keroncongan….halah itu mah laper,tapi yo kok keroncongan,gak kedangdutan,ke jazzan atau ke rock an(kerokan dong ;P)…..jiiiahhh…napa mbahasnya perut….udah..udah.stop.
matahari mulai menyingsing,aku pun ikutan menyingsingkan lengan baju,abis gerah.sebuah tas hitam akan mengantarkan ku ke dalam eksekusi maut,menuju surga,kata guru spiritualku.jantungku berdecak kencang seperti saat laki-laki akan mengungkapkan cintanya di depan cewe pujaannya, keringat dingin mengalir dari badanku,aku pun di beri pengarahan oleh guru spiritualku untuk yakin akan tugas mulia ini.saat akan meninggalkan guru spiritualku,aku pun memberikan kenang-kenangan kepada guru spiritualku dan teman-temanku,
“abah,ini ada hadiah kenang-kenangan dari saya,dan ini buat teman-teman,mohon di simpan yah?”
“emang ini isinya apa?” serempak bertanya
“seingat saya sih isi nya bom”
haaaaaaahhhh….guuubrakkkk.aku pun di ceramahin oleh guru spiritual ku,katanya jangan sampai Tuhan mengurangi jatah surga Nya padaku,gara-gara tindakan bodoh. aku terdiam. lalu guru spiritual ku menyuruhku untuk secepatnya melakukan eksekusi menjadi “pengantin”,kuambil tas hitamku di antara deretan tas teman-teman ku.aku sudah siap melakukan eksekusi tapi ada keraguan di hatiku.
panas menyengat kulitku,ku langkahkan menuju target yang di tuju,tapi sebelumnya aku mampir dulu di warung kopi, ku sruput kopi dengan di temani pisang goreng,ku hisap rokok dengan gemetar.kalut hatiku.di seberang mejaku duduk wanita cantik dengan dada seksi dan pakaian yang seksi pula….ugghhh cantiknya,apakah di surga juga para bidadarinya seperti ini?,hatiku membatin.
aku sudah di depan target yang di tuju,rumah ibadah. ku langkahkan kaki ku masuk ke halaman, akupun bertemu anak kecil yang dulu pernah bertemu di tempat ini juga.
“mas,mau ikut beribadah?”
“enggg…eennggg…enngggak tau,bingung”
“loh kok bingung kenapa?,ya udah ngobrol ajah bareng sama saya.” ucap anak kecil itu sok akrab.
akhirnya kita bercerita kesana kemari,penuh canda dan tawa,bercerita tentang keyakinan dan agama. argumen-argumennya merontohkan keyakinanku. di selingi dengan candaan-candaan,akupun jadi lupa akan misi ku yang mulia.
tiba-tiba………………….
BUUUUUMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM,ledakan terdengar keras di sebuah rumah di pinggir sawah,luluh lantak.
misi ku gagal,akupun berlari menuju mushola yang terletak tidak jauh dari sasaran “pengantin” ku.
lalu aku pun bersuci,ku usap wajahku dengan air kran….segarrrr.aku pun masuk ke dalam dan melakukan ritual doa.
“Ya,Tuhan ku,semoga guru dan teman-temanku di terima di surga,dan maaf Tuhan ku,aku belum mau ke surga dulu,soalnya aku naksir wanita yang di warung kopi,Tuhan ku.”
“teman-teman dan guru ku,selamat yah,kalian sudah ke surga duluan.jangan lupa,kalo sudah sampai surga kasih kabar yah.”
aku pun tersadar bahwa,Tuhan tidak menyuruh umatnya untuk melakukan kekerasan dengan dalih apapun.karena Tuhan menurunkan agama untuk ke damaian bukan untuk membalas dendam.
kini aku hanya bisa mendekatkan diriku pada Tuhan dengan menjalankan perintah Nya dan menjauhi larangannya dengan mengedepankan kedamaian dan toleransi antar umat beragama. biarkan urusan surga hanya Tuhan yang mengatur.
cerpen ini hanyalah rekaan semata.tak ada unsur nyata di dalamnya.
tak ada satu agama apapun yang meng halalkan kekerasan,kedamaian dan toleransi antar umat beragama adalah benteng utama dalam keimanan kita,jadi…kuatkanlah…kuatkanlah
salam smile……